PALOPO – Dugaan praktik pelayanan BBM bersubsidi di SPBU Yos Sudarso Palopo kembali menjadi sorotan. Informasi yang beredar menyebutkan adanya dugaan pelayanan pengisian BBM jenis Solar kepada oknum yang membawa jerigen dan mengaku sebagai nelayan, sementara kendaraan roda dua maupun roda empat disebut tidak mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya.

Jika informasi tersebut benar, kondisi ini tentu patut dipertanyakan. BBM bersubsidi bukan barang yang boleh diperlakukan seolah-olah menjadi hak kelompok tertentu. Solar subsidi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang penggunaannya harus tepat sasaran dan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Yang lebih mengundang tanda tanya adalah ketika stok Solar subsidi di SPBU tersebut disebut cepat habis, sementara masyarakat pengguna kendaraan justru mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM. Jangan sampai masyarakat yang seharusnya menjadi penerima manfaat justru harus antre dan kecewa, sementara pengisian dalam jerigen diduga berjalan lebih lancar.

Pertanyaannya sederhana: ke mana sebenarnya Solar subsidi tersebut mengalir? Apakah seluruh proses pengisian sudah sesuai aturan? Apakah setiap konsumen mendapatkan pelayanan secara adil? Dan apakah pengisian menggunakan jerigen kepada pihak yang mengaku sebagai nelayan telah melalui prosedur serta verifikasi yang semestinya?

Sorotan ini bukan untuk menuduh pihak tertentu. Namun, ketika muncul dugaan ketimpangan pelayanan dan BBM subsidi cepat habis, publik berhak mendapatkan penjelasan yang terang dan transparan.

Pihak SPBU Yos Sudarso Palopo dan instansi pengawas terkait diharapkan tidak tinggal diam. Jika memang seluruh pelayanan sudah sesuai aturan, tunjukkan mekanisme dan datanya secara terbuka. Sebaliknya, apabila ditemukan pelanggaran, jangan ada pembiaran dan jangan ada perlakuan istimewa kepada siapa pun.

BBM subsidi adalah amanah negara untuk masyarakat, bukan fasilitas yang boleh dipermainkan. Jangan sampai jerigen lebih mudah mendapatkan Solar, sementara kendaraan masyarakat hanya mendapatkan jawaban: “BBM sudah habis.”

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *